Sunday, November 3, 2019

Cara Menulis ala Gina S. Noer

Diposkan oleh Sarashiba 0 komentar
Jadi pertama-tama, gue mau kasih tau kalau gue bikin blog ini berdasarkan pengalaman pernah ikut kelas menulisnya Mba Gina S Noer, penulis naskah Ku Lari Ke Pantai, Keluarga Cemara, Rudy Habibie dan yang baru-baru ini adalah Dua Garis Biru.

Thursday, October 31, 2019

Ketika Ada Yang Membencimu

Diposkan oleh Sarashiba 0 komentar
"Barangsiapa menjaga kehormatan orang lain, pasti kehormatan dirinya akan terjaga."
 -Umar Bin Khatthab 

Wednesday, October 30, 2019

Ketika Kamu Kehilangan Arah

Diposkan oleh Sarashiba 0 komentar
Hallo...

Balik lagi ke blog gue.

Kali ini gue mau bahas hal yang kayanya lagi dialamin oleh beberapa temen gue. Berawal dari curhat, akhirnya kepikiran untuk bikin blog ini.

Kenapa?

Karena gue yakin masih ada banyak orang di luar sana yang ngerasa sendiri dan gak tahu harus ngeluarin unek-uneknya kemana dan ke siapa.

Thursday, August 1, 2019

Gagasan (Chapter 02; Yang Terjadi)

Diposkan oleh Sarashiba 0 komentar
"Mas Gaga," panggilku, di lorong kantor.
Mas Gaga berhenti melangkah dan menoleh. "Iya, San?"
"Hmm, soal semalam, maaf ya..."
"Maaf untuk apa?"

Friday, July 19, 2019

Gagasan (Chapter 01; Terbuka)

Diposkan oleh Sarashiba 0 komentar
Menjadi dewasa itu melelahkan.
Pagi ini lagi dan lagi aku dihadapkan oleh ocehan atasan yang rasanya tak pernah puas dengan kinerja kerjaku. Sekali dua kali, aku masih bisa menerimanya, selebihnya aku hanya bisa pasrah. Karena bagaimanapun, aku butuh pekerjaan ini untuk tetap hidup. 

Friday, February 22, 2019

Alasan: Chapter 01 (Cerbung)

Diposkan oleh Sarashiba
Karakteristik Bali lebih dikenal dengan hiruk-pikuknya yang selalu hura-hura tanpa mengenal siang dan malam, membuat Prabu Sastrawan, seorang pria berusia 32 Tahun yang baru saja kembali dari menyelesaikan pendidikannya di Universitas Harvard, memilih untuk kembali. Ia rindu dengan keramaian konyol yang dibuat para pelancong. Padahal tanpa mereka sadari kegembiraan mereka adalah salah satu ladang uang bagi para penduduk lokal Bali. Lucu memang, bahkan Prabu saja menertawai para pelancong-pelancong yang sibuk berpose di segala sudut Bali tanpa kenal lelah sembari menenteng kaleng-kaleng bir yang mereka anggap itu salah satu gaya terkeren masa kini.

Friday, January 18, 2019

Angin Malam.

Diposkan oleh Sarashiba
Angin malam ini menuntun saya pada kisah panjang yang berujung pilu.

Sebelumnya saya tak pernah menyadari bahwa kehadirannya selalu ditemani angin malam. Tak ada pagi dan siang dalam hubungan kami. Hanya ada malam.
 

Sarashibananda♥ Copyright © 2012 Design by Antonia Sundrani Vinte e poucos